OKU,Xtimenews. Com -Pemerintah Desa Laya, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Laya pada hari ini Selasa 14/7/2026 pukul 09.00 wib dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), perwakilan dinas teknis, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh unsur perangkat desa dan warga perwakilan dari setiap dusun.
Acara yang berlangsung khidmat ini dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh Erni Puspita, S.Pd.
Selanjutnya, rangkaian sambutan disampaikan secara bergiliran oleh Kepala Desa Laya, Komarudin MZ, yang menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam menentukan arah pembangunan desa.
Sambutan kedua dari Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Indra Gani, mengapresiasi antusiasme masyarakat dan berharap musyawarah ini menghasilkan keputusan yang mufakat dan berpihak pada kepentingan warga Desa Laya secara kolektif.
Puncak sambutan utama disampaikan oleh Camat Baturaja Barat, Ahmad Tajri Efendi, S.E., yang secara resmi membuka acara.
Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa Musdes kali ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan momentum strategis untuk mensinkronkan usulan desa dengan program pembangunan yang lebih luas di tingkat kecamatan dan kabupaten.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Laya pada hari ini Selasa 14/7/2026 pukul 09.00 wib dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), perwakilan dinas teknis, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh unsur perangkat desa dan warga perwakilan dari setiap dusun.
Beliau meminta agar seluruh usulan prioritas benar-benar berbasis pada kebutuhan mendesak dan potensi unggulan Desa Laya.
Sesi pengarahan strategis kemudian dilanjutkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten OKU, Tety Verawati, S.STP., M.M.,
Beliau memberikan penekanan terhadap penggunaan Dana Desa yang akuntabel, tepat sasaran, serta selaras dengan indikator kinerja pembangunan daerah.
Sementara itu, Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten OKU, Rahmat Cahyadi, S.T., memberikan pengarahan teknis terkait mekanisme penyusunan RKP yang partisipatif, mulai dari tahapan musyawarah dusun hingga perumusan prioritas kegiatan yang terukur dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Memasuki sesi inti musyawarah, tim penyusun RKP Desa Tahun 2027 memaparkan secara gamblang kerangka waktu, alokasi pagu indikatif, serta kriteria usulan yang dapat diakomodasi. Paparan tersebut kemudian diikuti dengan pemaparan usulan dari masing-masing lembaga desa dan kelompok tani masyarakat.
Berbagai aspirasi mengemuka, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan produksi pertanian, rehabilitasi irigasi tersier, hingga penguatan program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi berbasis kelompok tani.
Suasana musyawarah berlangsung dinamis, demokratis, dan penuh kebersamaan.
Pimpinan rapat dengan cermat memfasilitasi setiap masukan dan menyimpulkan sejumlah prioritas yang akan dibawa ke tahap perencanaan lebih lanjut.
Peran aktif dari unsur keamanan dari polsek Baturaja Barat Polres OKU Kapolsek A.Malau yang diwakilkan Aiptu Ade , Babinsa Roni Irawan, Babinkamtibmas Azharudin, serta perwakilan Puskesmas yang dihadiri Hari Dedi BP.K.A (mewakili Kepala UPTD) turut memberikan pandangan dari sisi stabilitas, keamanan, dan kesehatan masyarakat sebagai prasyarat dasar keberhasilan pembangunan.
Kehadiran Kepala KUA BTA Barat, Supardi, juga menambah bobot religius dan penguatan nilai-nilai sosial kemasyarakatan dalam setiap keputusan yang diambil.
Di penghujung sesi, seluruh peserta dan pimpinan rapat menyepakati hasil musyawarah sebagai pedoman teknis dalam penyusunan RKP Desa Tahun 2027.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan lafal Hamdalah sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT atas kelancaran dan kebersamaan selama jalannya musyawarah.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan sesi foto bersama seluruh unsur yang hadir, mengukuhkan semangat gotong royong dalam membangun Desa Laya yang lebih maju dan mandiri.
Rangkaian Musdes ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, aparat keamanan, tenaga pendamping, serta seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif dan berkualitas.
Pemerintah Desa Laya berkomitmen untuk segera menindaklanjuti hasil musyawarah ini ke dalam dokumen perencanaan yang lebih rinci, sehingga setiap usulan dapat direalisasikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Desa Laya pada tahun 2027 mendatang. (Rivky)













