Kamis, Februari 22, 2024
BerandaIndexHeadlineMiris, Bocah SD di Mojokerto Diduga Dicabuli Pelajar SMP

Miris, Bocah SD di Mojokerto Diduga Dicabuli Pelajar SMP

MOJOKERTO, Xtimenews.com – Seorang remaja berusia 12 tahun di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto harus berurusan dengan hukum. Siswa SMP itu diduga melakukan perbuatan pencabulan terhadap seorang laki-laki yang masih kelas 1 Sekolah Dasar (SD).

Ironisnya mereka (korban dengan terduga pelaku) tinggal satu kampung di salah satu desa di Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto.

Sekretaris Desa (Sekdes) desa setempat, Maulidiyah membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan ini.

“Iya benar sesuai dengan hasil konfirmasi saya ke Pak RT,” kata Maulidiyah saat dihubungi wartawan, Jumat (1/11/2019).

Namun Maulidiyah mengaku tidak tahu kronologi pencabulan tersebut. Menurut dia keluarga korban tidak melaporkan kasus ini ke Pemerintah Desa setempat.

“Kejadiannya saya kurang paham karena tidak ada laporan ke desa. Langsung dilaporkan ke polisi, lebih jelasnya silakan tanya ke Pak RT saja mas,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun, dugaan pencabulan ini terjadi pada Minggu (20/10). Saat itu korban sedang bermain dengan teman-temannya.

Sekitar pukul 09.00 WIB, terduga pelaku menghampiri korban. Pelajar SMP itu lantas mengajak korban ke dalam kebun jagung. Di tempat itu, bocah SD berusia 7 tahun itu diduga disodomi olehnya.

Terduga pelaku mengulangi perbuatannya pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB. Dia kembali menyeret korban yang sedang bermain ke kebun jagung. Namun, aksi keduanya ini kepergok pemilik kebun.

Sontak saja aksi tak terpuji remaja berusia 12 tahun itu membuat gempar warga kampung. Keluarga korban memutuskan melaporkan kasus ini ke Polres Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery juga membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan tersebut. Dia membenarkan korban dan terduga pelaku sama-sama masih di bawah umur.

“Iya benar sudah ada laporan ke kami, sedang kami selidiki,” ucapnya.(den/gan)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments