Sabtu, Maret 2, 2024
BerandaIndexSeni & BudayaMarak "ML" Di Warung-Warung Wifi, Bahkan Ada Yang Maen Bareng.

Marak “ML” Di Warung-Warung Wifi, Bahkan Ada Yang Maen Bareng.

MOJOKERTO, Xtimenews.com – Dunia game merupakan dunia yang mengasyikan bagi anak-anak hingga remaja, bahkan tak heran dan dipungkiri dewasa pun juga memainkan aplikasi permainan ini. Hampir dibelahan dunia mana pun sasaran aplikasi permainan ialah anak-anak dan remaja yang memasuki masa pubertas.

Game ini sangat digandrungi terutama di ASIA. Sebanyak 100 juta akun lebih diketahui telah mengunduh game ini di Goole Play Store maupun Apple App Store.

Setalah mengamati jurnalis Xtimenews.com mencoba survei ,ditempat Cafe, ataupun nongkrong kecil-kecilan lihatlah diantara mereka, amati salah satu diantara mereka ada yang fokus merunduk ke HP dengan gaya HP dimerengkan jari tangan begitu cepat gerakannya.

Logo Permainan Game Mobile Legend.(foto ilustrasi/xtimenews)

Apakah nama permainan tersebut. Mustahil kalau tidak tau game tersebut karena game ini telah trending topic di dunia yaitu dengan bahasa keren atau singkatnya ML(MOBILE LEGENDS) permaianan ini sangat mendunia sekali boleh dikatakan ribuan yang bermain game ini tiap harinya.

Jika ada perkumpulan sambil memegang hp salah dianatara mereka ada yang bermain game ML itu, permainan ini bisa mencandu bisa larut malam dalam hal itu game ini bisa memiliki teman baru obat suntuk dan segala macamnya kata pengguna ML. Adapula Grup yang mereka Buat seperti di Whatsapp mereka dapat teman baru.

Jangan sampai mengganggu mereka yang asik bermain karena mereka sangat marah kalau digannggu yang lebih sedihnya kita bicara tak akan dihiraukan sama sekali walaupun cerita kita sangatlah penting.

Seorang pemuda bernama Andre(25) pemuda asal Mojosari ia khawatir apabila para pelajar apalagi kalangan mahasiswa kalau setiap hari bermain ML bagaimana dengan sekolah mereka.

“Ada beberapa dampak permainan tersebut, menyebabkan kesehatan mata kalau berlebihan disebabkan karena radiasi dari Hp, kesehatan menurun drastis setelah kecanduan game, yang pasti terjadi adalah sering telat makan,sering telat tidur hal ini membuat daya tahan tubuh menjadi lemah apa lagi jarang olahraga,” katanya.

Dan yang paling bahayanya mereka bersifat agresif jangan sekali-kali mengganggu mereka ketika asik bermain kita bisa dimarahi dan juga bisa kelahi.

Menurut Andre semenjak temannya bermain game kini ia sering bermian sendiri karena ia tidak memiliki game seperti teman-temannya.

Dia berharap kepada orang tua masing-masing untuk menghimbau anak-anaknya pengguna game Mobile Legend agar mengurangi permainan tersebut apalagi bagi anak-anak sekolah.

“Kepada orang tua mereka agar mengkontrol karena ini akan mengganggu belajar mereka,” pungkasnya.

Namun berbeda dengan pendapat Supri(30) warga asal Sidoarjo menurutnya hobi bermain game ML adalah suatu hal yang sangat menarik. Sebagai game dengan fitur multiplayer online, Mobile Legends tentu saja menawarkan sesuatu yang menarik bagi para pemain, yaitu kesempatan untuk bisa bermain bersama teman.

“Alasan yang satu ini bisa dibilang merupakan alasan terkuat kenapa game ini laku di Indonesia. ML bisa dimainkan bersama lima sampai sepuluh orang teman sekaligus,” katanya.

“Selain bisa melatih kerja sama tim, bermain Mobile Legends bersama teman juga menjadi salah satu cara menyalurkan hobi secara positif,” imbuhnya.(den/ron/gan)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments