Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Mojokerto Serahkan Bantuan Alsintan Kepada Kelompok Tani

×

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Mojokerto Serahkan Bantuan Alsintan Kepada Kelompok Tani

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Xtimenews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pertanian menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) Tahun 2026 kepada kelompok tani, melalui kegiatan Panen Padi yang digelar di Desa Beloh, Kecamatan Trowulan, Kamis (17/7/2026) pagi.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa dalam sambutannya menyampaikan, bahwa bantuan ini sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Mojokerto.

Penyerahan berbagai bantuan kepada kelompok tani yang tersebar di sejumlah Kecamatan sebagai bentuk penguatan sektor pertanian dan merupakan implementasi Misi Ketiga Catur Abhipraya Mubarok.

“Yakni mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui penguatan sektor unggulan daerah. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas perekonomian daerah,” terangnya.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 22 unit pompa air, 13 unit irigasi perpompaan, 10 unit rehabilitasi jaringan irigasi tersier, 2 unit combine harvester besar, serta 23.670 kilogram benih jagung untuk 104 kelompok tani. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Secara simbolis, bantuan 22 unit pompa air 3 inci senilai Rp187.110.000 diserahkan kepada Kelompok Tani Dahlia Jingga Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong sebagai perwakilan 22 kelompok tani penerima. Selanjutnya, bantuan 10 unit rehabilitasi jaringan irigasi tersier senilai Rp1 miliar diserahkan kepada Kelompok Tani Rukun Makmur Desa Kalipuro, Kecamatan Pungging.

Berikutnya, bantuan 13 unit irigasi perpompaan senilai Rp2.024.100.000 diterima secara simbolis oleh Kelompok Tani Tani Jaya Desa Perning, Kecamatan Jetis. Sementara itu, bantuan 2 unit combine harvester besar senilai Rp816.000.000 diserahkan kepada Kelompok Tani Tani Mulyo 3 Desa Beloh, Kecamatan Trowulan. Adapun bantuan 23.670 kilogram benih jagung senilai Rp1.420.200.000 diterima secara simbolis oleh Kelompok Tani Subur Makmur Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu sebagai perwakilan dari 104 kelompok tani penerima.

Lebih lanjut Bupati Al Barraa mengatakan, ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat dan kedaulatan bangsa.

“Kabupaten Mojokerto memiliki potensi yang besar untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menuju swasembada pangan,” ujarnya.

Gus Barra juga mengakui sektor pertanian masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan ketersediaan air, serangan organisme pengganggu tanaman, hingga berkurangnya tenaga kerja di sektor pertanian. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong mekanisasi pertanian dan penerapan Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) agar produktivitas padi mampu meningkat hingga 10–12 ton per hektare.

“Saya optimistis, dengan semangat gotong royong, pemanfaatan teknologi pertanian modern, serta dukungan seluruh masyarakat, Kabupaten Mojokerto akan terus menjadi salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Timur dan memberikan kontribusi nyata bagi keberhasilan program swasembada pangan nasional,” tegasnya.

Ia berharap dengan bantuan Alsintan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara dengan baik serta dikelola secara bertanggungjawab agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh anggota kelompok tani.

“Mari kita jadikan setiap musim panen sebagai ungkapan rasa syukur, dan setiap peningkatan hasil pertanian sebagai langkah nyata menuju Kabupaten Mojokerto yang lebih maju dan makmur,” pungkas Bupati Al Barraa. (Tin)