OKU,Xtimenews.com -Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ke-116 menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi daerah melalui pemberdayaan pelaku usaha serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di era digital.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru saat membuka Pameran Dagang HUT OKU ke-116, Rabu (29/7/2026) yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) OKU.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditopang oleh pemerintah, tetapi juga kolaborasi seluruh elemen, mulai dari dunia usaha, TNI-Polri hingga masyarakat.
Menurutnya, keberadaan lembaga keuangan seperti Bank Sumsel Babel harus mampu menjadi motor penggerak pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia juga mengapresiasi PT Semen Baturaja yang dinilai konsisten melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan.
“Bank Sumsel Babel inilah yang harus membangun dan memperkuat UMKM. Begitu juga PT Semen Baturaja yang selama ini selalu melibatkan pelaku UMKM OKU dalam berbagai kegiatan,” ujarnya.
Gubernur mengungkapkan, usia Kabupaten OKU yang telah mencapai 116 tahun menunjukkan perjalanan panjang sebuah daerah yang terus mengikuti perkembangan zaman.
“Rasanya seperti baru kemarin. Waktu bergerak begitu cepat dan perubahan terus terjadi, disadari ataupun tidak. Saya sendiri lahir di OKU pada 17 November 1967, sehingga memiliki ikatan emosional dengan daerah ini,” katanya.
Ia menilai perkembangan ekonomi yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja sama seluruh komponen daerah, termasuk pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya literasi, terutama literasi digital.
Ia meminta Duta Literasi dan Bunda Literasi terus memperluas gerakan literasi agar masyarakat mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Menurutnya, di tengah era serba digital, masyarakat tidak cukup hanya memiliki infrastruktur teknologi, tetapi juga harus dibekali kemampuan memanfaatkannya.
“Sekarang semuanya serba online. Kemampuan literasi digital harus terus diperbarui agar masyarakat memahami teknologi dan tidak tertinggal,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa pembangunan teknologi informasi tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila kualitas sumber daya manusia sebagai pengguna masih rendah.
“Jangan hanya teknologi informasinya yang ditonjolkan, tetapi penggunanya belum siap. Yang harus diperkuat adalah pemahaman masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi secara benar,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengapresiasi para peserta lomba dan kegiatan literasi yang digelar dalam rangka HUT OKU.
Menurutnya, nilai hadiah bukan menjadi tujuan utama, melainkan semangat untuk menjadi pemicu dan penyemangat bagi masyarakat lainnya agar terus berinovasi dan berkarya.
Pembukaan Pameran Dagang HUT OKU ke-116 pun menjadi salah satu rangkaian utama perayaan hari jadi daerah, sekaligus menjadi wadah promosi produk unggulan UMKM lokal serta memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten OKU.
Pameran dagang lokal dìbuka dengan ditandai penabuhan bedug oleh Bupati OKU H Teddy Meilwansyah didampingi Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Forkompinda Sumsel.
Gubernur bersama rombongan lantas meminta stand peserta yang sudah standby sejak pagi. (Rivky)













