Kamis, Februari 22, 2024
BerandaIndexHeadlinePolisi Pastikan Mayat Di Kamar Kos Surabaya Akibat Sakit

Polisi Pastikan Mayat Di Kamar Kos Surabaya Akibat Sakit

SURABAYA, Xtimenews.com – Warga Surabaya digegerkan dengan penemuan sosok mayat pria paruh baya ditemukan dalam kondisi membusuk di sebuah kamar Kos Nomor 109-A Jalan Balongsari Krajan 3 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes Kota Surabaya, Minggu (17/2/2019).

Informasi yang dihimpun, identitas korban bernama Mulyono (40) warga Dusun Krajan, Desa Setail, Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi. Mayat Mulyono pertama kali ditemukan oleh Roikan (54) pemilik kos.

Roikan pada saat dia hendak mengecat kamar di lantai dua. Di saat itu ia mencium aroma tidak sedap. Kemudian pemilik kos bersama warga setempat mencari sumber bau tersebut yang ternyata berada di dalam kamar korban.

Kapolsek Tandes, Kompol Kusminto, mengatakan, Jenazah korban ditemukan pertama oleh pemilik Kos saat itu korban mengenakan kaos warna abu-abu dan celana hitam dalam kondisi terlentang di atas kasur.

“Korban diduga sudah meninggal lebih dari dua hari diperkuat kondisi jenazah korban menghitam dan membekak mengeluarkan bau tidak sedap,” ujar Kapolsek.

Pihaknya bersama Tim INAFIS Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi terhadap jenazah korban, untuk memastikan penyebab kematian korban.

Hasil identifikasi pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan. “Diduga korban meninggal karena penyakit yang dideritanya. Korban tinggal seorang diri di kamar kos,” jelas Kapolsek.

Kusminto mengatakan, evakausi jenazah korban dari lantai dua. Dua petugas mengangkat kantong jenazah dari lantai dua itu menuju ke petugas yang berada di atas mobil ambulans. “Kemudian jenazah dievakuasi di kamar mayat RSUD dr Soetomo untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Polisi memastikan korban meninggal karena sakit. Hal itu diperkuat sebuah pesan singkat di Handphone milik korban yang mengubungi temannya bernama Pak Jhon Sus, Kamis (14/2/2019) kemarin.

“Korban sempat pamit ke temanya melalui pesan singkat Whats App akan ke Puskesmas karena mengeluh batuk dan meriang yang semakin menjadi,” ujar Kapolsek Tandes Kompol Kusminto.

Dari identifikasi Tim INAFIS Polrestabes Surabaya tidak ditemukan tanda-tanda luka maupun bekas penganiayaan di tubuh korban. “Kami sudah menghubungi keluarga yang bersangkutan untuk menginformasikan kabar duka ini. Jenazah korban dievakusi di kamar mayat RSUD dr Soertomo,” pungkasnya.(wan/den/gan)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments