OKU,Xtimenews.com – Usai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sepekan yang lalu, SMAN 2 OKU melanjutkan acara serupa dengan objek orang tua siswa kelas X.
Kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi program atau kegiatan sekolah, yang dilaksanakan setiap awal tahun.
Sedikit berbeda dari kegiatan MPLS, kegiatan sosialisasi ini selain diikuti oleh seluruh orang tua murid, materinya lebih bersifat informatif. Mengenalkan berbagai program sekolah yang _intens_ dilaksanakan oleh sekolah setiap tahunnya.
Materi yang disampaikan kepada orang tua antara lain:
1) sosialisasi tata tertib sekolah dan konsekuensinya; 2) penyelenggaraan _fulldays school_ atau kegiatan pembelajaran 5 hari kerja, yang sudah berjalan dalam 5 tahun terakhir; 3) masalah pemilihan *mata pelajaran peminatan* di akhirr tahun ajaran; 4) pemilihan kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri; 5) masalah penilaian pembelajaran dan e-rapor; 5) kegiatan ajang talenta dan inovasi siswa; 6) masalah kegiatan _insidental sekolah_ tapi penting bagi pengembangan diri murid.
Walaupun bersifat sosialisasi, tapi lihak sekolah tetap mengedepankan dialog dengan orang tua siswa. Tujuannya agar tidak ada kesalahpahaman antara orang tua dengan pihak sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SMAN 2 OKU, Agus Sudiana, menekankan pentingnya dukungan orang tua terhadap berbagai kegiatan yang diselenggarakan sekolah.
“Yang dibutuhkan dari Bapak/Ibu dalam mendukung keberhasilan program sekolah ini adalah komunikasi dan pengawasan pada saat kegiatan berlangsung.” begitu tegasnya.
Agus juga meyakinkan, bahwa biaya pelaksanaan kegiatan sudah teralokasikan dalam anggaran sekolah yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS, red).
“Putra-putri Bapak/Ibu tinggal menyiapkan kompetensi, jaga kesehatan, dan menyiapkan perlengkapan pribadi”
Ketua Komite Sekolah, Usman Sohar (yang ikut hadir dalam acara) dalam sambutannya, menguatkan, bahwa Komite Sekolah senantiasa mendukung kegiatan positif di sekolah.
“Aku terus memantau kegiatan sekolah ini, dan menyaksikan langsung bagaimana anak-anak kita mampu bersaing, bukan hanya dengan sekolah di tingkat kabupaten, melainkan sampai ke tingkat provinsi dan nasional. Seperti yang akan berlangsung pada waktu yang akan datang ini”, demikian ungkap Usman Sohar.
Info yang didapatkan awak media ini, memang ada kegiatan yang tengah diikuti anak-anak SMAN 2 OKU. Sebut saja kegiatan FLS3N Tingkat Provinsi Sumatera Selatan pada akhir bulan ini. SMA ini berhasil memempatkan 5 (lima) peserta untuk cabang fotografi, kriya, solo vokal, monolog dan kreasi musik tradisional.
Pada awal Agustus 2026 juga tim _marchingband_ SMAN 2 OKU bersiap mengikuti gelaran lomba _drumband/marchingband_ Piala Kemerdekaan Tahun 2026, memperebutkan tropi Gubernur Sumsel yang akan berlangsung di lapangan OPI Mall Palembang.
Tahun lalu, tim marchingband SMAN 2 OKU berhasil menyabet Juara 2 untuk kategori colorguard, Juara 2 Costum, Juara 3 Parade, dan Juara 3 Display. Berharap tahun ini, bisa meraih hasil lebih baik.
Atensi wali murid terhadap kegiatan sosialisasi ini memang terbilang sangat tinggi. Terbukti dari persentase kehadiran orang tua yang diundang. Dari 288 orang tua murid, hadir dalam acara berjumlah 276 orang, atau mencapai 96%. Ini menunjukkan besarnya dukungan masyarakat terhadap kegiatan di sekolah ini.
Semoga pertemuan seperti bisa menguatkan sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam meraih tujuan pendidikan, terutama dalam peningkatan kompetensi lulusan di akhir jenjang. (Rivky)













