Jumat, Juni 14, 2024
BerandaPemerintahanKukuhkan Pengurus P2TP2A, Bupati Mojokerto Minta Pelayanan Lebih Maksimal

Kukuhkan Pengurus P2TP2A, Bupati Mojokerto Minta Pelayanan Lebih Maksimal

MOJOKERTO, Xtimenews.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengukuhkan mengukuhkan Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) periode 2021-2026 di Pendapa Graha Majatama, Rabu 16 Maret 2022.

Bupati perempuan pertama di Bumi Majapahit ini berharap agar perempuan dan anak korban kekerasan menjadi atensi bagi pengurusan baru anggota P2TP2A.

Dalam sambutannya, Ikfina berpesan agar pengurus P2TP2A yang baru dapat bekerja lebih baik dari sebelumnya, terutama yang berkaitan dengan kasus-kasus tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Mojokerto agar dapat diminimalisir bahkan dihilangkan.

“Kita berharap dengan kepengurusan P2TP2A yang baru ini semakin akan bisa memberikan berbagai bentuk pelayanan mulai dari pencegahan hingga penanganan sampai betul-betul korban ini menjadi produktif kembali,” kata Ikfina dihadapan anggota P2TP2A periode 2021-2026 yang baru saja dikukuhkan.

P2TP2A lanjut Bupati, memiliki tugas selain upaya penekanan tetapi juga berupaya memediasi masyarakat mensosialisasikan undang-undang tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pada masyarakat, termasuk dalam penanganannya.

“Sesusai dengan kondisi di lapangan, betapa bervariasinya kasus terhadap perempuan dan anak korban kekerasan. Karena bentuk penanganan yang spesifik dan pari purna maka tentu akan melibatkan banyak pihak. Mereka butuh pemerintah yang paling bawah agar bisa mengkondisikan masyarakat ini bisa membantu,” bebernya.

Bupati sangat berharap jika terjadi kasus harus dapat diselesaikan sampai tuntas dimulai dari penyebabnya, penanganannya, advokasi pendampingannya sampai dengan proses hukum bagi pelakunya.

“Untuk menjadi Kabupaten layak anak, dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan itu dengan mengedepankan penanganan terhadap hak-hak anak,” tandasnya.(dn/gn)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments