Jumat, April 19, 2024
BerandaIndexTNI & POLRIBuntut Kematian Santri Karena Dibully Senior, Kapolresta Sidoarjo : Korban dan Terduga...

Buntut Kematian Santri Karena Dibully Senior, Kapolresta Sidoarjo : Korban dan Terduga Pelaku Masih Anak-anak

SIDOARJO, Xtimenews.com – Salah seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba’ul Hikam yang tewas akibat di bully oleh seniornya, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro angkat suara.

Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, korban meninggal berinisial MZ (15) dan terduga pelaku merupakan anak-anak, sehingga sesuai dengan Pasal 97 juncto pasal 19 ayat 1 Undang-Undang no 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak. Identitas anak anak baik korban maupun saksi wajib di rahasiakan.

“Jadi karena pelaku adalah anak-anak masih di bawah umur kita tidak bisa merilis perkara tersebut, tapi permasalahan itu benar adanya,” ucap Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, Sabtu, (16/10 /2021).

Masih dikatakan Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait perkara tersebut. Ada puluhan saksi yang sedang di periksa, termasuk pengasuh

“Tersangka belum kita tetapkan, karena masih kita lakukan pemeriksaan ke semuanya. Termasuk pengasah juga kita ambil keteranganya,” bebernya kepada wartawan.

Terkait motif perundungan (bully), Kapolres Kusumo menyebutkan, karena ada ketidak cocokan antara santri senior dan santri junior sehingga terjadi perundungan yang menyebabkan korban meninggal.

Perlu diketahui, selain MZ, korban meninggal, ada 3 korban lain yang mengalami luka ringan akibat perundungan yang dilakukan santri senior di dalam lingkungan ponpes.

“Korban lain kondisinya sudah membaik. Korban dan terduga pelaku adalah anak-anak,” Pungkas Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro. (vin/gan)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments