Rabu, Juli 24, 2024
BerandaIndexHeadlinePetugas KPPS di Mojokerto Meninggal Dunia

Petugas KPPS di Mojokerto Meninggal Dunia

MOJOKERTO, Xtimenews.com – Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kabupeten Mojokerto, meninggal dunia. Ia adalah Bidaiyah, wanita 41 tahun tersebut diduga wafat, akibat kelelahan usai bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pemilu 2019.

Bidaiyah adalah petugas KPPS Desa Bandarasri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Ia bertugas di TPS 08 Dusun Tawangsari, Desa Bandarasri.

Bidaiyah adalah istri dari Mujiono, ia seorang ibu rumah tangga yang mempunyai satu putri yang saat ini sedang kuliah di Surabaya.

Menurut keterangan dari adik almarhum, pada saat bertugas almarhum sempat pulang mandi dan berganti baju.

“Magrib itu pulang mandi, setelah shalat kembali lagi,” kata Abdul Khamid adik Almarhum Bidaiyah, Kamis (25/04/2019) malam.

Sebelum dibawa ke rumah sakit, almarhum sempat dibawa ke bidan setempat, karena pada saat itu almarhum mual-mual, ketika diperiksa oleh bidan, tekanan darah almarhum cukup tinggi mencapai 250 dan disarankan untuk banyak istirahat.

“Pada hari Sabtu (20/04) diperiksa lagi sama bidan dan sudah disarankan untuk dibawa ke rumah sakit, namun menolak,” jelas Khamid.

Setelah tiga hari tidak ada perubahan, keluarga korban akhirnya membawa almarhum ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari pada hari Senin (22/04) malam untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Senin malam kami membawa almarhum ke rumah sakit. Dan esoknya pada hari Selasa sekitar jam setengah sebelas almarhum meninggal di rumah sakit,” pungkasnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, Ayuhanafiq membenarkan Bidaiyah meninggal di RSUD Prof dr Soekandar pada Selasa (23/4/2019).

“Almarhum meninggal di rumah sakit setelah mendapat perawatan medis karena tekanan darah tinggi,” tandasnya.(den/gan)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments