Minggu, Maret 3, 2024
BerandaIndexHeadlineTermakan Isu Kiamat Satu Keluarga di Mojokerto Hijrah Ke Malang

Termakan Isu Kiamat Satu Keluarga di Mojokerto Hijrah Ke Malang

MOJOKERTO, Xtimenews.com – Satu keluarga di Mojokerto dikabarkan menjual rumahnya untuk pergi hijrah kepondok pesantren Miftahul Falahil Mubtadiin, Kasembon, Kabupaten Malang.

Menurut informasi, satu keluarga asal Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto terkena doktrin isu kiamat. Satu keluarga itu adalah keluarga dari Zainuddin (40) dan istrinya Hanik Masruroh (35). Keduanya juga membawa empat anaknya ke Malang.

Hamim (50) paman dari Hanik Masruroh saat ditemui mengatakan, bahwa keponakannya beserta suami dan keempat anaknya itu pergi sudah sejak tanggal 27 Februari 2019 lalu.

“Yang ponakan saya Hanik, suami ponakan saya Udin rumahnya di Gemekan, Sooko. Seingat saya perginya 27 Februari kemarin. Pamitnya mondok ke Kasembon Malang, nanti balik lagi,” ungkapnya, Jumat (15/03/2019).

Hamim, Paman Hanik Masruroh.(Deni Lukmantara/xtimenews)

Menurut paman Hanik, tidak ada perilaku yang aneh yang diperlihatkan oleh Udin dan Hanik sehari-harinya.

“Tidak ada yang aneh, dulu pernah ada istighosah dan cangkruan disini, kalo tidak salah dua kali tapi sudah lama, Istighosahnya sama kayak istigosah pada umumnya. Kalau Udin memang mondok disana sejak SMA,” tukasnya.

Kata Hamim, Udin tidak pernah mendoktrin orang-orang di desa ataupun keluarga paman Hanik, Hamim juga mengaku memberikan uang saku kepada Udin dan Hanik senilai Rp 35 juta.

“Rumahnya bukan dijual, tapi dititipkan ke saya, lalu minta uang saku dan saya kasih Rp 35 juta, karena rumah itu satu-satunya aset mereka, kalau mereka tidak betah di pondok sana bisa kembali kesini,” pungkas Hamim.(den/gan)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments