Minggu, Juli 21, 2024
BerandaIndexPeristiwaKapolda Sulteng Tatap Muka Dengan Anggota Satbrimobda

Kapolda Sulteng Tatap Muka Dengan Anggota Satbrimobda

SULTENG, Xtimenews.com – Sebagai pasukan elite Polri, korps Brimob diharapkan bersemangat di lapangan dan menjadi pasukan andalan Polri yang tetap berdiri digarda terdepan, serta menjadi benteng terakhir dalam antisipasi terhadap kejahatan yang mengancam negara.

Korps Brimob harus mewujudkan trust (kepercayaan) dengan tampilan terpuji guna membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjaga nama baik organisasi dan institusi.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Drs.Lukman Wahyu Haryanto, Msi, mengemukakan hal tersebut saat berbicara dihadapan sekitar 300 anggota Satbrimob Polda Sulteng dalam acara “tatap muka” yang dilaksanakan pada Sabtu (23/2) di Gedung Torabelo Polda Sulteng.

Anggota Satbrimob Polda Sulteng dalam acara tatap muka. (foto istimewa/xtimenews)

Menurut Kapolda Sulteng, sejarah mencatat bahwa sejak lahirnya negara Republik Indonesia, peran “Tokubetsu Kaissatsu Tai (Polisi Istimewa) cikal bakal Brimob cukup penting dan memiliki andil yang cukup besar dalam mengawal dan membela Negara Kesatuan RI.

“Brimob sebagai pasukan andalan harus tetap menjunjung tinggi sikap “Satya Haprabu” (Setia kepada Negara dan pimpinan), menjaga kehormatan satuan, pribadi dan keluarga,” tegas Kapolda.

Dikatakan, secara organisasi, Satuan Brimob saat ini sudah semakin berkembang setelah dilakukan likuidasi menjadi satuan-satuan kecil yang hanya setingkat kompi disetiap Propinsi.

Semakin berkembang menjadi ikatan-ikatan tersturuktur mulai dari pasukan, resimen, batalyon, Kompie dan Peleton dengan persenjataan yang cukup modern.

Kepada seluruh jajaran Satuan Brimob Polda Sulteng, Kapolda menghimbau agar tetap memupuk kepercayaan terhadap masyarakat, bangsa dan negara sehingga predikat sebagai pasukan elite Polri tetap terjaga dan dihormati.

Tanamkan dalam hati rasa cinta terhadap institusi dan patuh kepada pimpinan, serta mantapkan dalam jiwa untuk tetap menyatakan bahwa UUD 45, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI adalah harga mati, tak bisa ditawar-tawar.

“Hindari ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, tolak berita hoaks, dan hapuskan ancaman adu domba,” tegas Kapolda.

Sejak dilantik pada Kamis (24/1) di Mabes Polri, menggantikan Brigjen Pol. Drs. Ermi Widyatno, MM, Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Lukman Wahyu Haryanto, gencar melakukan kunjungan ke Polres sejajaran Polda Sulteng maupun satuan lainnya guna melakukan tatap muka.

Kapolda ingin melihat langsung situasi dan kondisi wilayah kerjanya serta memantau kesiapan aparatnya dalam menjaga serta memelihara kamtibmas agar tetap kondusif, utamanya dalam menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Dari sebelas Polres di jajaran Polda Sulteng, sudah sembilan yang dikunjungi dalam kurun waktu sebulan.(bas/den/gan)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments