Minggu, Maret 3, 2024
BerandaIndexHeadlineEsensi Pemuda Di Zaman Milenial, Ini Pesan Kapolres Mojokerto Kota

Esensi Pemuda Di Zaman Milenial, Ini Pesan Kapolres Mojokerto Kota


MOJOKERTO, xtimenews.com – Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Semangat pemuda menjadi kekuatan dasar terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, SH, SIK, M.Sc. (Eng) dalam acara Semarak Semangat Millenial Bangun Rasa Kebangsaan, yang digelar di atrium Sunrise Mall, Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (16/2/2019).

Dihadapan ratusan remaja dan pemuda, Sigit, sapaan akrab Kapolres Mojokerto Kota, mengatakan bahwa posisi pemuda sangat vital demi keberlangsungan kehidupan bangsa dan negara. Karena pemudalah yang akan melanjutkan tampuk kepemimpinan di masa mendatang.

“Kalian para pemuda yang saat ini bisa menikmati kemudahan hidup, semua tidak lepas dari hasil perjuangan para pendahulu. Namun jangan dianggap, yang disebut para pendahulu itu adalah orang-orang tua. Pendahulu kita juga adalah pemuda,” papar Sigit, menggugah semangat pemuda yang hadir.

Pembacaan deklarasi Semarak Semangat Millenial di Sunrise Mall. (Narto/xtimenews)

Lanjutnya, sejarah mengatakan bahwa Bangsa Indonesia bisa berdiri dengan tegak atas perjuangan para pemuda dimasanya. Perjuangan pemuda diawali dengan terbentuknya organisasi Boedi Oetomo pada 1908, inilah awal kebangkitan perjuangan Bangsa Indonesia setelah dijajah kurang lebih 350 tahun lamanya.

“Tidak berhenti sampai disitu, perjuangan pemuda terus berlanjut dengan munculnya Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Gerakan ini juga diprakarsai oleh para pemuda seluruh Nusantara,” imbuhnya.

Peran pemuda sangat vital dan itu tidak bisa dipungkiri. Hingga akhir puncak perjuangan pemuda dalam melepaskan diri dari penjajahan tercatat dalam sejarah pada tahun 1945.

“Ir. Soekarno didesak oleh para pemuda untuk segera memroklamasikan kemerdekaan Negara Republik Indonesia,” tegasnya.

Kapolres Mojokerto Kota memberikan semangat kepada ratusan pemuda.(Narto/xtimenews)

Dari sejarah ini, lanjut Sigit, sebagai pemuda jangan pernah melupakan perjuangan pahlawan yang telah mengorbankan segalanya. Keringat, darah, air mata, harta benda dan nyawanya, hanya untuk mewujudkan Indonesia merdeka.

“Patut diingat, bahwa pemuda adalah tonggak kekuatan sebuah bangsa. Oleh sebab itu, para pemuda khususnya yang hadir di sini mempunyai kewajiban untuk terus mempunyai semangat dan cita-cita mempertahankan NKRI sampai akhir hayat. Sebarkan semangat ini kepada pemuda-pemuda yang di luar sana,” pungkasnya. (Ron)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments