Mojokerto,Xtimenews.com – Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Elia Joko Sambodo,SE menggelar Reses tahap I tahun 2026, bertempat di Balai dusun Kemiri, desa Kemiri, kabupaten Mojokerto,Minggu (8/3/2026).
Reses kali ini lain daripada yang lain karena mengambil tema “Pengertian content creator” bagi generasi muda.
Elia Joko Sambodo politisi dari PDI Perjuangan mengatakan kenapa mengundang para generasi muda, karena ingin generasi muda bisa berkreasi lewat media sosial (medsos).
“Saya sengaja mengundang generasi muda khususnya wilayah Pacet, Gondang dan Jatirejo untuk memanfaatkan medsos dengan cara menjadi konten kreator. Bukan sekedar mengikuti tren melainkan cara efektif mengubah konsumsi digital menjadi edukasi dan peluang karier baik untuk diri sendiri dan bisa berdampak pada kemajuan desanya masing-masing ,” katanya.
Ia berharap para generasi muda menjadi agen perubahan di era Tehnologi digitalisasi dengan pola pikir kreatif serta terus berinovasi dalam menghadirkan konten yang menarik sebagai media promosi.
Kegiatan reses ini juga menghadirkan narasumber Muhajir Sulthonul Aziz dari Surabaya memberikan materi tentang pengertian content creator sesuai dengan anak muda zaman sekarang. Ia mengajarkan bagaimana caranya peran dan peluang profesi content creator di era digital.
“Manfaatkan content creator sebagai profesi atau sarana pengembangan diri bagi generasi muda menawarkan peluang besar, baik dari segi ekonomi,kreativitas, maupun pendidikan,” jelasnya.
Dijelaskan Muhajir, Mojokerto banyak menawarkan peluang bagi content creator. Seperti alam pegunungan yang asri, budaya Majapahit, cafe estetik yang menjamur di wilayah Pacet, Trawas, Gondang, Jatirejo perlu mendapatkan promosi yang lebih modern dan inovatif supaya lebih dikenal masyarakat luas.
Selain itu, kita bisa membuat konten yang bisa dijual, seperti di Shopee barang apapun bisa dijual, contoh daun pisang, rumput, bunga dan lain-lain.
“Banyak hal yang menjadi peluang untuk menambah pundi- pundi rupiah bagi penggiatnya, selain itu dengan hasil karya konten bisa untuk mengenalkan atau mempromosikan produk yang kita jual dan mempromosikan wisata yang ada di Mojokerto,” pungkas Muhajir. (Tin)