Minggu, Februari 1, 2026
BerandaIndexPendidikanMahasiswa Poltekkes Palu Ikuti PKLT

Mahasiswa Poltekkes Palu Ikuti PKLT

Palu,Xtimenews.com -Sebanyak 571 orang Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palu, bergabung bersama mahasiswa Kedokteran Universitas Tadulako (Untad) Palu dan mahasiswa Kedokteran Universitas Alkhairaat Palu, dilepas secara hybrid oleh pemerintah Provinsi Sulteng, di gedung “Pogombo” Palu, pada Jumat (30/1/26), ditandai dengan pemasangan jas kepada masing-masing perwakilan mahasiswa.

Para mahasiswa sebanyak ini akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) di 10 rumah sakit yang tersebar di Kota Palu, kabupaten Sigi, Donggala, Poso, Luwuk dan Tolitoli.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sulteng Wayan Apriani, mewakili Gubernur Sulteng, memberi apresiasi terhadap pelaksanaan PKLT ini yang disebutnya sebagai tahapan penting dalam penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan yang berdaya saing dan berorientasi pelayanan.

“Semoga PKLT ini berdampak nyata, menguatkan kepercayaan masyarakat, memperbaiki kualitas pelayanan dan mendukung program “Berani Sehat”,” kata Wayan Apriani.

Menurutnya, kolaborasi interprofesi dalam pelayanan kesehatan khususnya bagi pasien jantung yang jadi lokus PKLT, diharapkan jadi pengungkit untuk mengantarkan masyarakat Sulteng menikmati pelayanan terbaik.

“Momen ini sangat baik bagi semua civitas akademik kesehatan untuk bergandeng tangan agar pelayanan jantung yang unggul bisa terwujud,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Palu M.H.Supriadi B, menjelaskan, PKLT berbasis kolaborasi interprofesi ini baru pertama kali dilakukan yang digagas Poltekkes Palu. Tujuannya, agar mahasiswa tidak tanya fokus pada tindakan teknis terhadap pasien tapi juga aktif berkomunikasi dan diskusi dengan interprofesi kesehatan di rumah sakit.

“Diharapkan, PKLT dapat meningkatkan mutu pelayanan di sepuluh rumah sakit pilihan,” jelasnya.

Pelaksanaan PKLT menggusung tema “Kolaborasi Multidisiplin Berbasis IPE dan IPC Dalam Pelayanan Holistik Pasien Jantung di Rumah Sakit Sulawesi Tengah”.

IPE atau Inter Professional Education, merupakan metode pembelajaran kolaboratif antar mahasiswa profesi kesehatan berbeda, yang diikuti dengan IPC atau Inter Professional Collaboration yakni praktik kolaborasi langsung rumah sakit.

“Diharapkan, mahasiswa mampu menerapkan nilai-nilai dan etika interprofesi, tanggung jawab profesi, komunikasi interprofesi dan kerjasama tim dalam pelaksanaan PKLT, ” kata Wakil Direktur Poltekkes Palu I Nurjaya.-(Ditha/Basri)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments